Direktur Jenderal Imigrasi menegaskan kepada seluruh jajaran untuk meningkatkan fokus dalam bekerja serta mengedepankan profesionalisme dalam menjalankan tugas dan fungsi keimigrasian. Dalam arahannya, Dirjen Imigrasi menekankan pentingnya membangun budaya kerja yang berintegritas, responsif, dan berorientasi pada pelayanan publik yang prima.

Selain itu, seluruh pegawai diminta untuk meninggalkan budaya kerja lama yang tidak lagi sesuai dengan tuntutan organisasi modern, terutama praktik-praktik yang dapat menghambat kinerja, menurunkan kualitas pelayanan, maupun mencederai kepercayaan masyarakat terhadap institusi. Perubahan pola pikir dan budaya kerja menjadi salah satu kunci utama dalam mewujudkan birokrasi yang bersih, akuntabel, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat.

Dirjen Imigrasi juga mengingatkan bahwa setiap insan imigrasi memiliki tanggung jawab untuk menjaga nama baik institusi melalui kinerja yang profesional, disiplin, dan berlandaskan nilai-nilai integritas. Dengan komitmen bersama untuk memperkuat etos kerja dan menghilangkan kebiasaan yang tidak patut, diharapkan organisasi Imigrasi dapat terus memberikan pelayanan yang cepat, transparan, dan berkualitas kepada masyarakat.
